Senin, 16 Oktober 2017

Ketertarikan pada Anak dan Orang Dewasa



Ketertarikan pada Anak


      Pernah nggak sih ngelihat seorang anak majikan yang lebih dekat dengan baby sister atau pembantunya dari pada sama orantuanya ?? yah... sudah sering kita jumpai fenomena-fenomena tersebut. Dikarenakan sang orang tua sibuk bekerja jadi si anak di urus sama pembantu atau baby sisternya, alhasil si anak lebih sering menghabiskan waktu dengan beby sisternya daripada sama orang tuanya. Apalagi jika si anak di asuh oleh orang lain sejak bayi, figur orang tua akan semakin kuat dipahami si anak pada orang tersebut.
Dalam teori daya tarik Interpersonal mengatakan jika Semua anak mengembangkan keterikatan dengan pengasuh utamanya. Akan tetapi sifat dari keterikatan ini bervariasi. Mary Ainsworth dan rekannya mengidentifikasi tiga gaya keterikatan utama antara orang tua dan bayi. (a).  Secure Attachment Terjadi ketika orang tua secara umum hadir dan responsive terhadap kebutuhan anak. Anak yang merasa aman biasanya akan merasa mendapat dukungan dan keamanan. (b). Avoident Attachment Terjadi bila orangtua umumnya bersifat dingin,tidak responsive atau bahkan menolak. (c). Anxious Attchemnt Terjadi ketika pengasuh utama tampak cemas dan tidak merespon secara konsisten terhadap kebutuhan bayi. Pengasuh mungkin responsive tetapin terkadang tidak. Akibatnya anak menjadi lebih waspada terhadap tanggapan dan kerap merasa cemas.
Lalu bagaimana sih ciri-ciri seorang anak memiliki rasa ketertarikan terhadap orang tua ??
Adapun 4 ciri keterikatan anak (Collins & Feeney,2004) adalah sebagai berikut.
-          Menjaga Kedekatan (Proximity Maintenance)Anak berusaha tetap dekat dengan orang yang terikat dengannya baik secara fisik maupun psikologis.
-          Kegelisahan Perpisahan ( Separation Distress ) Anak bertambah cemas dan gelisah saat mengalami perpisahan dengan sosok yang dekat dengannya.
-          Orang Terdekat Menjadi Tempat Berteduh ( Safe Heaven ) Pada saat tertekan,saat takut,atau berada pada situasi yang asing,sosok yang sudah diakrabinya akan menjadi sumber kenyamanan dan perlidungan.
-          Orang Terdekat Menjadi Basis Keamanan ( Secure Ase ) Membuat anak merasa aman dan terlindungi sehingga membuat anak bisa mengeksplorasi lingkungan fisik dan social
Berikut adalah penjelasan mengenai ketertarikan seorang anak terhadap orang dewasa yang berada dilingkungannya.

Sumber :
 Mashoedi, Sri Fatmawati. 2012. Hubungan Interpersonal. Jakarta : Salemba Humanika.

0 komentar:

Posting Komentar