Ketertarikan pada Anak
Pernah nggak sih ngelihat seorang anak majikan
yang lebih dekat dengan baby sister atau pembantunya dari pada sama orantuanya ??
yah... sudah sering kita jumpai fenomena-fenomena tersebut. Dikarenakan sang
orang tua sibuk bekerja jadi si anak di urus sama pembantu atau baby sisternya,
alhasil si anak lebih sering menghabiskan waktu dengan beby sisternya daripada
sama orang tuanya. Apalagi jika si anak di asuh oleh orang lain sejak bayi,
figur orang tua akan semakin kuat dipahami si anak pada orang tersebut.
Dalam teori daya
tarik Interpersonal mengatakan jika Semua anak
mengembangkan keterikatan dengan pengasuh utamanya. Akan tetapi sifat dari
keterikatan ini bervariasi. Mary Ainsworth dan rekannya mengidentifikasi tiga
gaya keterikatan utama antara orang tua dan bayi. (a). Secure Attachment Terjadi ketika orang tua
secara umum hadir dan responsive terhadap kebutuhan anak. Anak yang merasa aman
biasanya akan merasa mendapat dukungan dan keamanan. (b). Avoident Attachment
Terjadi bila orangtua umumnya bersifat dingin,tidak responsive atau bahkan
menolak. (c). Anxious Attchemnt Terjadi ketika pengasuh utama tampak cemas dan
tidak merespon secara konsisten terhadap kebutuhan bayi. Pengasuh mungkin
responsive tetapin terkadang tidak. Akibatnya anak menjadi lebih waspada
terhadap tanggapan dan kerap merasa cemas.
Lalu bagaimana sih ciri-ciri seorang anak memiliki
rasa ketertarikan terhadap orang tua ??
Adapun
4 ciri keterikatan anak (Collins & Feeney,2004) adalah sebagai berikut.
-
Menjaga Kedekatan (Proximity
Maintenance)Anak berusaha tetap dekat dengan orang yang terikat dengannya baik
secara fisik maupun psikologis.
-
Kegelisahan Perpisahan ( Separation
Distress ) Anak bertambah cemas dan gelisah saat mengalami perpisahan dengan
sosok yang dekat dengannya.
-
Orang Terdekat Menjadi Tempat Berteduh (
Safe Heaven ) Pada saat tertekan,saat takut,atau berada pada situasi yang
asing,sosok yang sudah diakrabinya akan menjadi sumber kenyamanan dan
perlidungan.
-
Orang Terdekat Menjadi Basis Keamanan (
Secure Ase ) Membuat anak merasa aman dan terlindungi sehingga membuat anak
bisa mengeksplorasi lingkungan fisik dan social
Berikut adalah
penjelasan mengenai ketertarikan seorang anak terhadap orang dewasa yang berada
dilingkungannya.Sumber :
Mashoedi,
Sri Fatmawati. 2012. Hubungan
Interpersonal. Jakarta : Salemba Humanika.









0 komentar:
Posting Komentar